jihan.raudya.tuzzahra's blog

Just another Wadah Aspirasi, Kreasi dan Catatan Harian Aktivitas Mahasiswa UGM site

Minggu pertamaku di Universitas Gadjah Mada

Dag..Dig..Dug…

28 Juni 2016 pukul 14.00, tiba waktunya untuk melihat pengumuman hasil SBMPTN…

Dag..Dig..Dug…

Dag..Dig..Dug…

Mulut ini tiada lelah mengucap doa sedari tadi sampai akhirnya kuberanikan diri untuk membuka pengumuman. Ku isi nomor peserta serta tanggal lahir. Dan… muncul tulisan biru “Selamat! Anda dinyatakan lulus seleksi SBMPTN 2016 di 471485-KEHUTANAN, UNIVERSITAS GADJAH MADA”. Alhamdulillah. Rasa syukur ini tak henti-hentinya kupanjatkan kepada Allah SWT. Itu artinya, kini aku telah menjadi salah seorang mahasiswi baru UGM 2016 dari ribuan mahasiswa-mahasiswi baru lainnya. Ya, UGM, kampus kerakyatan impianku.

~~~~~~~~~~

Sebagai mahasiswa baru UGM, kami semua diwajibkan untuk mengikuti PPSMB (Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru) yang berlangsung dari tanggal 1-5 Agustus 2016. Kami diberi tugas yang bisa dikatakan cukup banyak, tetapi tugas-tugas itu bertujuan untuk membuat kita menjadi tidak hanya mengenal UGM saja tetapi juga untuk memahami semua yang ada di UGM. Hal tersebut menjadi langkah awal kita untuk diresmikan menjadi mahasiswa-mahasiswi baru UGM 2016.

~~~~~~~~~

Ini dia minggu pertamaku di UGM…

Tak sabar rasanya ingin bertemu dengan teman-teman baru. 1 Agustus 2016, semua mahasiswa-mahasiswi baru datang menuju Lapangan Pancasila, UGM. Jalanan dibuat macet lantaran saking banyaknya mahasiswa-mahasiswi baru. Ini pertama kalinya aku memengenakan kemeja putih, rok hitam, serta jas almamater kebanggaan yang dilengkapi dengan caping kerakyatan di atas kepala. Dengan wajah sumringah aku berjalan mencari teman-teman gugusku “Suhardi Tjahjono 21”. Sebelum aku mengenal mereka lebih lanjut, sedikit demi sedikit aku menghafal nama dan wajah teman-teman baruku ini. Upacara pembukaan PPSMB sekaligus penerimaan mahasiswa-mahasiswi baru berlangsung sangat meriah. Yang paling membuatku terkesan adalah dengan adanya pesawat-pesawat yang membawa ucapan selamat datang untuk kami semua serta membawa para penerjun yang akan mendarat di Lapangan Pancasila tempat kami berpijak dan itu semua berjalan mulus. Selain itu ada juga penampilan dari UKM yang ada di UGM. Setelah itu, kami semua berjalan menuju kelas masing-masing sesuai dengan gugus dan aku bersama teman-teman gugusku menuju ke gedung SV. Di ruang tersebut kami berkelompok, melakukan diskusi, bermain, tertawa bersama, dan makan bersama yang tentunya membuat kami semakin akrab. Tidak hanya itu, kami juga diberi materi mengenai UGM dan dipandu oleh COFAS kami yaitu Mbak Vivi dan Mas Fauzan.

Esok harinya, 2 Agustus 2016, pematerian masih berlanjut. Kami menjadi lebih memahami tentang apa saja yang ada di UGM. Banyak sekali yang dapat dipelajari dari kegiatan ini terutama ketika sharing mengenai pengalaman masing-masing yang tentunya sangat menginspirasi kami semua. Di hari ke 2 ini aku sudah dapat mengenal mereka secara lebih dekat lagi bahkan rasa canggung sudah tidak ada lagi diantara kami. Sifat-sifat mereka sudah terbaca semua, ada yang memang ingin selalu tampil dan memimpin, ada yang pendiam, ada yang selalu membuat suasana diskusi menjadi tidak tegang dengan celotehannya, dan masing banyak karakter lain yang ada di Suhardi Tjahjono 21 ini. Senang rasanya bisa menjadi bagian dari mereka semua, mahasiswa-mahasiswi bahagia.

Pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2016, PPSMB dilaksanakan di gedung fakultas masing-masing. PPSMB Fakultas Kehutanan dinamakan sebagai PPSMB RIAP (Respect Innovative Active Progressive). Kali ini kelompok Bufo melanotictus dipandu oleh Mbak Dinda dan Mas Ghazal. Tanggal 3 Agustus 2016 diadakan pembukaan PPSMB RIAP, lalu dilanjutkan dengan sedikit pematerian, sharing-sharing, dan games. Untuk games, tiap kelompok menuju laboratorium yang ada di Fakultas Kehutanan sebanyak mungkin, di tiap laboratorium itu kami semua diberi penjelasan singkat mengenai apa saja tentang laboratorium tersebut lalu diberi semacam quiz untuk dikerjakan bersama dalam waktu sesingkat-singkatnya dan jika jawaban benar maka akan mendapatkan cokelat sebagai poin untuk kelompok, selain itu kami juga merangkai huruf agar menjadi sebuah nama laboratorium yang ada di Fakultas Kehutanan. Lalu, diumumkan bahwa kelompok kami meraih juara 3 dengan 8 poin. Masing-masing dari kami pulang dengan penuh rasa bangga.

4 Agustus 2016, merupakan hari ke 2 sekaligus terakhir dari PPSMB RIAP. Kami seluruh mahasiswa-mahasiswi baru Fakultas Kehutanan 2016 mengenakan baju, celana, topi, dan sepatu lapangan. Kegiatan out bond dilaksanakan di Lembah UGM. Disana kami semua diuji kekompakan serta kecepatan berpikirnya karena setiap pos menuntut kita untuk menyelesaikan games dengan penuh strategi agar dapat berhasil, selain itu di tiap pos kita harus menyanyikan yel-yel dengan penuh semangat. Kekompakan dan kerjasama begitu terasa. Banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik dari setiap rangkaian kegiatan. Setelah out bond selesai, kami semua berkumpul untuk foto bersama membentuk tulisan FKT dengan membawa kertas berwarna hitam dan hijau. Di penghujung acara, kami semua berjalan menuju Fakultas Kehutanan sambil menyanyikan mars rimbawan, disana kami disambut meriah oleh kakak-kakak yang sangat ramah. Telah dihidangkan angkringan, kami bebas untuk mengambilnya. Makan bersama, bernyanyi bersama. Bahagia sekali rasanya.

5 Agustus 2016, dilanjutkan dengan pematerian di dalam kelas sama seperti hari ke 1, 2, dan 4. Seperti hari-hari kemarin kita melakukan diskusi, bermain games, sharing, dan banyak lagi yang tentunya sangat bermanfaat untuk kita.

6 Agustus 2016, hari penutupan PPSMB. Itu artinya kami akan berpisah dengan teman-teman satu gugus, tapi tak apa, kami masih bisa bertemu kapan pun. Rumput lapangan Pancasila sudah dihiasi dengan rafia-rafia yang akan kita isi untuk membentuk formasi yang telah ditentukan, dengan berbekal kertas asturo, caping, dan pom-pom. Inilah yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang terutama civitas akademika UGM. Rasa bahagia, haru, bangga, semua campur aduk menjadi satu saat itu. Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Pengalaman selama 6 hari ini akan menjadi bekal yang sangat berguna untuk di masa depan.

 1470484108642 1470560142596147030608056520160801_09405420160801_09425320160806_140934

sumber: dokumen pribadi

HUTAN MANGROVE

NAMA : JIHAN RAUDYA TUZZAHRA

DOSEN : Atus Syahbudin

hutan-mangrove

Kata mangrove berasal dari kata mangue (bahasa Portugis) yang berarti tumbuhan, dengan grove(bahasa Inggris) yang berarti belukar. Sementara itu dalam literatur lain disebutkan bahwa istilah mangrove berasal dari kata mangi-mangi (bahasa Melayu Kuno).

Hutan mangrove adalah ekosistem hutan daerah pantai yang terdiri dari kelompok pepohonan yang bisa hidup dalam lingkungan berkadar garam tinggi dengan tipe tanah anaerob. Salah satu ciri tanaman mangrove memiliki akar yang menyembul ke permukaan. Penampakan mangrove seperti hamparan semak belukar yang memisahkan daratan dengan laut.

Ciri-ciri ekosistem mangrove yang paling khas antara lain:

  1. Jenis tumbuhan yang hidup relatif sangat terbatas.
  2. Akar pepohonan terbilang unik karena berbentuk layaknya jangkar yang melengkung.
  3. Terdapat biji atau propagul dengan sifat vivipar atau mampu melakukan proses perkecambahan pada kulit pohon.
  4. Tanah hutan mangrove tergenang secara berkala.
  5. Ekosistem mangrove juga mendapat aliran air tawar dari daratan.
  6. Terlindung dari gelombang besar serta arus pasang surut laut.
  7. Air di wilayah hutan mangrove berasa payau.

 

Jenis-jenis tumbuhan yang ada di hutan mangrove:

  1. Avicennia (Api-Api)

Picture

Avicennia merupakan pohon mangrove pionir, mudah sekali dikenal. Tumbuhnya selalu di tepi laut maupun di tepi sungai. Merupakan pohon tinggi yang berukuran sedang sampai besaf. Avicennia dikenal pula dengan nama api-api. Getah yang keluar dari kulit batangnya dilaporkan mempunyai khasiat sebagai aphrodisiac (pembangkit gairah), kontraseptif dan obat sakit gigi. Biji mudanya digunakan sebagai obat untuk mematangkan bisul. Buah dan bijinya apabila direbus dapat dimakan. Apabila ditumbuk halus dan dicampur dengan salep dapat menjadi obat luka yang manjur, terutama luka karena terbakar. Daun muda dan pucuk atau sirung  rasanya sangat enak sebagai lalap atau dibuat sayur lodeh. Selain itu, abu dari kayu jenis-jenis Avicennia dapat digunakan sebagai sabun.

 

2.  Acrostichum aureum (Paku Laut)
Picture
Jenis ini merupakan tumbuhan paku-pakuan dan umumnya tumbuh di area hutan mangrove yang terbuka atau menerima cahaya matahari banyak. Merupakan satu-satunya paku-pakuan di hutan mangrove dan tumbuhnya menggerombol membentuk rumpun, sekalipun kadang-kadang berdiri terpisah sendiri-sendiri. Tumbuhan yang tingginya dapat mencapai dua meter ini biasa dimakan mentah atau disayur ketika masih muda. Rimpangnya yang telah ditumbuk dapat digunakan untuk menyembuhkan luka atau bengkak pada tubuh. Daun yang berspora, bila dicampur dengan akar tumbuhan lain berkhasiat sebagai obat radang sifilis.

 

  1.  Acanthus (Jeruju)

    Picture
    Jenis-jenis Acanthus yang bermanfaat sebagai obat adalah  ilicifoliusdan embracteatus. Ciri khasnya terletak pada daun yang meruncing tajam bagaikan duri. Jeruju tumbuh mengelompok pada tempat-tempat yang becek dan terbuka, atau di tepi parit alam di hutan mangrove. Buah ilicifolius yang dihaluskan di dalam air dapat dipakai untuk menghentikan pendarahan yang keluar dari luka dan juga untuk mengobati luka karena gigitan ular. Daunnya digunakan sebagai obat gosok untuk menghilangkan rasa nyeri dan menyembuhkan luka karena terkena racun. Daun yang direbus dengan kulit kayu manis dapat diminum untuk menyembuhkan perut kembung. Jenis-jenis Acanthus lainnya dapat pula digunakan sebagai obat, tetapi harus dicampur dengan tumbuhan bakau lainnya agar lebih berkhasiat. Semua jenis Acanthus tidak dapat dimakan mentah-mentah karena beracun, jadi harus diolah terlebih dahulu. Tanaman ini juga dapat digunakan untuk obat batuk dengan cara merebus biji  embracteatus bersama dengan bunga belimbing, gula dan kayu manis. Selain itu, jika kamu mengalami bengkak pada tubuh, ambillah bijinya, tumbuk, lalu gosok pada bagian yang bengkak. Air perasan dari daunnya juga berkhasiat sebagai penguat rambut.

 

  1.  Rhizophora (Bakau)

Picture

Ada tiga jenis yang tergolong dalam marga ini, yaitu R. mucronata, R. apiculata dan R. stylosa. Jenis-jenis ini dikenal dengan nama bakau, dan merupakan jenis yang umum di hutan mangrove. Pohon-pohon jenis ini mudah dikenal karena bentuk perakarannya yang menyerupai jangkar, tinggi pohon dewasa dapat mencapai 30 — 40 m, batangnya besar dan daunnya selalu hijau mengilap permukaannya. Semua bagian tumbuhan jenis ini dapat dimanfaatkan sebagai obat dan pangan. Daun, buah dan akar yang masih muda apabila direbus bersama dengan kulit muda  Kandelia candel dapat digunakan sebagai obat pencuci luka-luka yang mujarab dan dapat mengusir nyamuk agar tidak mendekati tubuh kita. Air rebusan kulit yang masih muda dan bagian ujung dari akar jangkar yang masih muda dapat dipakai untuk mengobati mencret, disentri dan sakit perut lainnya. Buahnya yang muda biasanya dapat dipakai sebagai campuran minuman penyegar. Nektar dari bunganya mengandung madu, apabila nektar ini dicampur dengan buah dan kulit batang muda  Kandelia candel berkhasiat untuk obat batuk dan tonikum.

 

 

https://jurnalbumi.com/hutan-mangrove/

http://www.ebiologi.com/2015/06/ekosistem-hutan-mangrove-ciri-fungsi.html

http://wearemangroove.weebly.com/blog/-jenis-jenis-tanaman-di-hutan-mangrove

CARA MENGENALI DAN MENGINGAT SPESIES TUMBUHAN

NAMA : JIHAN RAUDYA TUZZAHRA

DOSEN : Atus Syahbudin

 

Untuk memudahkan dalam mengenali dan mengingat spesies tumbuhan, tentunya ada berbagai cara, antara lain:

  1. Turun langsung ke lapangan—> dengan pergi ke lapangan tentu kita akan menjumpai banyak spesies tumbuhan di kanan kiri jalan, sambil memerhatikan tumbuhan tersebut kita lihat bagian-bagian dari tiap tumbuhan baik itu daun, bunga, batang, buah, bentuk tajuk, dll
  2. Mencatat hasil identifikasi—> setelah mengamati suatu tumbuhan, catat pada tally sheet yang berisi arah percabangan, tepi daun, permukaan kulit batang, bentuk tajuk, ada tidaknya akar papan dan akar gantung, dll
  3. Mengambil gambar—> dengan mengambil gambar/memfoto secara langsung akan lebih mudah dalam mengingatnya daripada kita hanya mencari gambar yang ada di internet
  4. Menjadikan 2 dan 3 dalam satu buku—> foto yang sudah diambil dapat di print lalu tempel pada buku kecil setelah itu diberi keterangan di bawahnya berupa hasil identifikasi tadi, sebisa mungkin buku yang digunakan adalah buku berukuran kecil agar mudah dibawa kemana-mana agar tidak ribet jika ingin berpergian sambil mengingat-ingat sepsies tumbuhan yang ada
  5. Membuat coretan—> khusus saya pribadi paling efektif menggunakan cara mencorat-coret dalam menghafal, baik menulis dalam pengelompokan famili, sesuai habitat, dll. Cara ini membuat menjadi lebih hafal terutama hafal sampai ke letak-letak tulisannya juga. Jadi setiap ingin mengulang hafalan harus menulis dari awal lagi, begitu seterusnya

KESAN MENGIKUTI KULIAH UMUM

NAMA : JIHAN RAUDYA TUZZAHRA

TUGAS : FITOGEOGRAFI C

DOSEN TAMU : Dr. Thomas (Filipina) dan Mr. James (Amerika)

DOSEN : Atus Syahbudin

WAKTU : 28 Oktober 2016

TEMPAT : Ruang Multimedia, FKT UGM

 

Kesan dari kuliah umum ini adalah tentunya kita mendapatkan pengalaman baru dan mendapat banyak sekali informasi baru yang belum kita ketahui, khususnya informasi tentang keadaan hutan beserta macam-macam vegetasi yang ada di Filipina.

Kita juga sekaligus belajar budaya Filipina. Dr. Thomas membawakan materi kuliah umum ini secara santai menggunakan bahasa Inggris dengan dialek Filipina nya kental, beliau juga berbagi istilah, misalnya padang rumput dalam bahasa Indonesia, grass land dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Filipina disebut sebagai kogong. Ada rasa kagum ketika dikatakan bahwa mahasiswa di Filipina harus menghafal 400 pohon beserta ciri-cirinya dan mereka bisa, padahal kita yang hanya 70 pohon saja terkadang mengeluh bahwa itu merupakan jumlah yang banyak, ternyata di luar sana masih ada yang lebih banyak dari kita.

Secara tidak langsung kita juga mengasah kemampuan berbahasa Inggris kita dengan cara listening dan speaking. Khususnya jika kita menginginkan beasiswa ke luar negeri, tentu harus terpacu untuk lebih belajar menguasai bahasa Inggris lagi.

Dari kuliah umum ini kita juga jadi lebih menyadari akan potensi hutan yang Indonesia miliki ini sungguhlah melimpah dan beraneka ragam tentunya, terutama jenis-jenis pohon, banyak pohon yang tidak dimiliki oleh negara lain termasuk Filipina tetapi dimiliki oleh Indonesia, artinya kita harus menjaga dan mempertahankan apa yang sudah dimiliki oleh hutan Indonesia sebab hal tersebut merupakan suatu kelebihan yang tak ternilai harganya.

RANGKUMAN ACARA WORKSHOP “MAHASISWA BUKAN RATA-RATA” 23 SEPTEMBER 2016 DI GRHA SABHA PRAMANA

Dosen : Atus Syahbudin

Nama : Jihan Raudya Tuzzahra

NIM : 16/398328/KT/08323

Acara workshop “Mahasiswa Bukan Rata-Rata” diisi oleh 5 pembicara yaitu Pak Wikan Sakaripto, Ph.D sebagai Dekan baru SV, Reyhan Abdussalam owner Cokles, Pak Dosen Atus Syahbudin Ph.D sebagai reviewer, Yusuf Fajar Pratama seorang mahasiswa FKT 2012 sekaligus atlet silat, dan Moh Ali Zainal Abidin sebagai Ketua BEM UGM serta Kodrat moderator.

Pak Wikan

  • Mahasiswa Kehutanan memiliki istilah khusus yaitu JJJ(Junior-Juniornya Jokowi)
  • Critical thinking dan logic baru bisa dimiliki jika kita suka membaca dan memiliki punya knowledge banyak, harus jadi manusia baik
  • IPK penting untuk critical thinking tapi tidak selamanya karena untuk bekerja kelak yang penting adalah softskill
  • 5 nilai yang membuat kita siap menghadapi perubahan:
  1. Thinking
  2. Komunikasi
  3. Inovasi dan kreatif
  4. Team work
  5. IT literation
  • Harus berwirausaha
  • Indonesia harus bersatu, jika tidak bersatu maka Indonesia akan biasa-biasa saja

 

Mas Reyhan

  • Innovation or die. Kita harus terus bisa berinovasi, mengembangkan hal-hal yang baru agar tidak kalah dengan perkembangan zaman
  • Kalau ingin punya usaha, kita harus nabung dari sekarang
  • Berusahalah terus, mandiri itu penting
  • Mimpi itu tidak penting, tapi mimpi itu harus bersegmen seperti anak tangga, semakin meningkat dan meningkat
  • Janganlah meremehkan orang-orang yang terlihat remeh karena belum tentu orang yang diremehkan itu selalu berada di bawah kita, bisa jadi diam-diam orang tersebut menyimpan suatu hal luar bisa yang tidak kita ketahui
  • “Mau jadi benalu, malu karena minta melulu”.

 

Pak Atus

  • Tidak boleh gengsi
  • Jangan abaikan softskill karena softskill itu sangat penting adanya
  • Selalu berjuang untuk meraih cita
  • Untuk memperoleh beasiswa tentunya kita harus memenuhi syarat-syarat yang berlaku, maka dengan begitu secara otomatis karakter kita akan terbentuk. Misalnya, syarat untuk mendapatkan beasiswa X adalah nilai kita tidak boleh turun minimal harus stabil, nah secara tidak langsung syarat tersebut telah memacu kita untuk tetap giat belajar agar nilai kita tetap baik
  • Dengan beasiswa kita akan menjadi lebih kaya, terlebih lagi beasiswa luar negeri, baik itu kaya akan bahasa, budaya, networking, serta jejaring sosial
  • Buatlah rekam jejak mulai dari sekarang sesuai dengan kesenangan kita, termasuk rekam jejak bahasa Inggris
  • Belajar bahasa Inggris!

 

Mas Yusuf

  • Bakat adalah suatu potensi yang harus dilatih, kemampuan bawaan yang tidak dapat tersalurkan dengan baik apabila tidak ada minat
  • Minat adalah preferensi, kesukaan kita. Minat itu bisa dibangun, maka bangunlah dari awal
  • Prestasi adalah hasil interaksi minat dan bakat yang didukung oleh lingkungan
  • Kita harus memahami apa yang kita sukai
  • Jangan lelah untuk berlatih
  • Harus punya inovasi, goal, dan motivasi karena dengan itu semua kita akan menjadi lebih semangat dalam meraih apa yang kita inginkan
  • Santun, cemerlang di dunia perkuliahan

 

Mas Ali

  • Untuk jadi orang diatas rata-rata butuh perjuangan
  • Mahatma Gandhi: mimpi itu bukanlah sesuatu yang kita lihat saat tidur, tetapi mimpi itulah yang membuat kita tidak bisa tidur karena kita akan dibuatnya untuk selalu berusaha demi meraihnya
  • Motivasi terbesar adalah ketika kita punya tujuan dan motivasi yang jelas
  • Kita akan berubah tergantung dengan buku yang kita bacadan orang yang kita temui
  • Softskill tidak hanya dapat kita peroleh di kampus
  • Organisasi mengajarkan kita belajar tentang bagaimana hidup dimana kita bertemu dengan banyak orang, berbagai macam jalan pikiran
  • Tidak semuaorang seberuntung kita, kita harus selalu bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan kepada kita
  • Analogi huruf T, garis vertical artinya memiliki keilmuan yang spesifik tetapi jangan lupakan sisi horizontal yaitu belajar berorganisasi

 

Kelola waktumu dengan baik. Kembangkan inovasi-inovasi baru sesuai dengan minat dan bakat. Jangan lupa sebagai manusia tentu tidak hanya wajib mencari ilmu dunia tetapi ilmu keagamaan juga.

 

MORFOLOGI DAUN

TUGAS 1 FITOGEOGRAFI

Dosen: Atus Syahbudin

Pertemuan 2 dan 3

Nama: Jihan Raudya Tuzzahra

NIM: 16/ 398328/ KT/ 08323

 

Daun-daun memiliki toreh yang beragam pada tepi daun yang tidak mempengaruhi bentuk daun (toreh merdeka) dan yang mempengaruhi bentuk daun.

Toreh yang tidak mempengaruhi bentuk daun (toreh merdeka) : bergerigi, bergerigi ganda, bergigi, beringgit, dan berombak.

Toreh yang mempengaruhi bentuk daun: berlekuk, bercangap, dan berbagi.

Toreh daun terdiri dari 2 bagian yaitu sinus dan angulus.

Sinus: bagian tepi daun yang memiliki toreh ke dalam

Angulus: bagian tepi daun yang memiliki toreh ke luar/ lebih tinggi dari sinus

sinus-angulus

  1. Perbedaan Daun Bergigi dan Bergerigi

Daun bergigi (dentatus), jika sinus tumpul dan angulusnya runcing

Contoh: Daun beluntas (Pluchea indica)

beluntas

Daun bergerigi (serratus), jika sinus dan angulus memiliki sudut kemiringan yang sama

Contoh: Daun lantana (Lantana camara)

lantana_camara

  1. Perbedaan Daun Tunggal dengan Duduk Daun Berkarang dan Daun Majemuk dengan Duduk Daun Berkarang

Philotaksis/ duduk daun adalah aturan mengenai letaknya daun.

Daun tunggal dengan duduk daun berkarang: daun ini berbentuk seperti daun majemuk akan tetapi pangkalnya menyatu pada pusat tangkai sehingga terlihat menjadi seperti sehelai daun saja.

contoh: daun pepaya (Carica papaya L.)

pepaya

Daun majemuk dengan duduk daun berkarang: daun ini memiliki tangkai daun yang muncul dari nodus dan terdiri dari beberapa helai.

contoh: daun alamanda (Allamanda cathartica L.)

alamanda